Sebelum Denda, Pemkot Bandung Terapkan Sanksi ini  bagi Warga Tak Bermasker

Sebelum Denda, Pemkot Bandung Terapkan Sanksi ini  bagi Warga Tak Bermasker
Dok Pixabay.com

 

BANDUNG (golali.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai melakukan sanksi secara bertahap kepada warga, yang tidak mengenakan masker di ruang publik.  Penerapan sanksi secara bertahap yang terdiri dari sanksi ringan, sanksi sedang, dan sanksi berat. Untuk sanksi ringan mulai berlaku selama 15 hari, yakni sampai 14 Agustus 2020. 

"Tahap pertama itu sanksi ringan, teguran lisan dan teguran tertulis. Sedangkan sanksi sedang yakni jaminan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kerja sosial, artinya bersih-bersih fasilitas umum," tegas Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Slamet Agus Priono dalam rilis yang diterima golali.com, Kamis (6/8/2020)

Sementara untuk sanksi berat pelanggar akan dikenakan denda Rp100.000. Pelanggar berat yaitu perorangan yang sudah melanggar sanksi ringan dan sedang. 

Slamet menuturkan sampai saat ini Satpol PP Kota Bandung, terus melakukan sosialisasi ke sejumlah titik. Di antaranya pasar tradisional, pasar modern, terminal, dan stasiun Kereta Api dengan cara humanis serta teguran lisan. 


"Kesulitannya adalah sanksi yang diberikan terhadap perorangan di klaster pasar. Baiknya sanksi yang di klaster pasar tradisional itu sanksi sosial, disuruh bersih- bersih," pungkas Slamet.