Wacana Check Point akan Dibahas

Wacana Check Point akan Dibahas
Dok Humas Pemkot Bandung

 

BANDUNG (golali.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan pembahasan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Bandung, untuk menindaklanjuti wacana pendirian kembali chek point. 

“Hasil dari evaluasi pengamatan gugus tugas di lapangan Pak Sekda (Ema Sumarna) mengusulkan ke saya untuk memberlakukan lagi cek poin. Tentu saya harus koordinasi lagi dengan Forkompimda. Mudah-mudahan besok kita bisa rapatkan. Kalau ketemu dengan forkompinda kita akan bahas itu,” terang Wali Kota Bandung Oded M Danial dalam rilis yang diterima golali.com, Kamis (9/7/2020). 

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, E.M. Ricky Gustiadi menuturkan, pendirian kembali chek point berkaitan dengan penetapan Kota Bandung yang berada di zona biru. Sementara kota dan kabupaten sekitarnya masih di zona kuning. Sehingga ada potensi penularan dari wilayah zona di sekitarnya.

“Kita ini sudah zona biru sedangkan Bandung Raya sekitarnya masih zona kuning. Potensi penularan itu lebih tinggi oleh tetangga kita. Karena pergerakan mobilitas menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi,” ungkap Ricky.

Wacana tersebut masih harus didiskusikan dengan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Bandung. Forum LLAJ ini terdiri dari berbagai elemen yaitu Pemkot Bandung, kepolisian, unsur TNI, dan stakeholder transportasi lainnya. Diskusi teknis juga akan melibatkan perwakilan daerah di Bandung Raya yang berbatasan langsung dengan Kota Bandung, seperti Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.


“Jadi chek point di ring dua dan ring tiga (perbatasan kota) dianggap efektif. Evaluasi Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat terhadap pengawasan penegakkan hukum pencegahan covid ini, kita rangking 1. Sehingga dipandang perlu kebijakan tersebut untuk dilanjutkan,” sambung Ricky.